Huaaaaa Priaku,
Pria Idolaku hari ini datang kembali kekantor, menggunakan kemeja kotak-kotak hitam dan putih.
Nampak cakep sekali, seperti biasa dengan tampang cueknya sedikit
menoleh kearahku tanpa senyum ataupun sapaan, yah aku tau itu karena
akan selalu begitu.
Dia Priaku,
Pria Idolaku,
Masih seperti awal dulu saat aku pertama bertemu dengannya,
Yah sudah hampir 2 tahun mengaguminya,
Tak pernah ada jenuh atapun bosan.
Hanya bisa mengenal namanya saja,
Tanpa ada keberanian untuk mengenalkan diri ataupun menyapanya.
Oh Priaku,
Sekarang kamu pergi,
Yah seperti biasa, meskipun sedikit kau sempatkan untuk menoleh kearahku..
hanya menoleh, tanpa senyum dan kaupun berlalu..
Priaku..
Kamu tau rasanya sakit sekali,
Melihat kamu pergi dengan dia,
Yah dia yang terang-terangan mengejarmu dihadapanku...
Ah, maaf aku tak berhak untuk cemburu padamu priaku.
Aku tau, dan cukup tau diri siapa aku.
Rabu, 25 September 2013
Selasa, 17 September 2013
Teman Masa Kecil
Yah saat ini princess sedang merasa senang sekali karena diperantauan yang jauh ini ( ya bisa dihitung jauhlah karena sudah dipulau lain hehehe) princess bertemu dengan sahabat dan teman masa kecil saat dikampung.
Sudah beberapa bulan ini princess merasa tidak betah tinggal diperantau yang jauh dari bunda, hingga tyap sebulan sekali harus pulang pergi malang – Bali. Tapi sejak dunia api menyerang, eh 2 minggu yang lalu maksudnya, princess merasa dirumah sendiri karena bertemu dengan teman-teman princess waktu kecil.
Sudah beberapa bulan ini princess merasa tidak betah tinggal diperantau yang jauh dari bunda, hingga tyap sebulan sekali harus pulang pergi malang – Bali. Tapi sejak dunia api menyerang, eh 2 minggu yang lalu maksudnya, princess merasa dirumah sendiri karena bertemu dengan teman-teman princess waktu kecil.
Yah sebut saja Udik, teman sejak masuk SD. Dulu kami adalah teman se-Gank ( yah sebut saja begitu biar keren dikit :D ) 6 tahun kita sekelas. Menjadi teman sepermainan juga,meski rumah kita berjauhan. Sempat tidak saling bertegur sapa semenjak masing-masing dari kita masuk SMP sampai SMA. Bertemu kembli dan bernostalgia tentang masa kecil ternyata lucu dan konyol sekali hehehe. Bagaimana kita berantem, bermain sepeda saling ngledek sampai panggilan saling ngejek. Dulu Waktu SD Princess sangat tomboy. Di gank kami ( udah biarin jangan protes, tar kalau princess pakai kelompok bermain dikira anak TK donk) ada 10 anak. 5 cewek dan 5 cowok yah biar pas sepasang-sepasang sih ( jaman aku dulu tapi belum tau sih yang kayak gitu, cuman nggak sengaja aja kok pas gitu hehehe). Dari pertemuan ini princess dan Udik menghasilkan sebuah planning untuk reuni SD tahun depan.
Nah satu lagi, namanya abdul manan. Kalau ini mah bukan teman masa kecil aja. Karena kami bertetangga jadi kami sudah seperti tetangga. Meski usianya jauh sekali diatas princess tapi princess berani sekali ama tuh anak, yah meski pria dia kecil sih, nggak nyangka aja setalah dia menikah dia nyusul princess kerja ke Bali ( Ini Episode kePedean, orang dia emanbg mau nyari duit kesini pakai acara klimatnya nyusul segala wkkkk )
Nah Baru Dua sih yang ketemu dan sempat ngobrol lamanya, belum sempat ketemu yang lain. Tapi rencananya minggu depan Princess mau ketemuan lagi. Nanti disambung lagi ceritanya yaa......
Rabu, 31 Juli 2013
Anak Jendral
Anak Jendral....
“Iya, saya nak Jendral mau apa kamu. Cepat turuti kata saya atau kamu saya pecat”
“Buka portal ini, biarkan saya jalan. Karena saya anak Jendral”
Fenomena anak jendral ini sekarang sedang membooming di berita-berita dikarenakan ada seorang mahasiswa dari sebuath universitas ternama di Jakarta mengaku anak jendral agar dibukakan pintu untuk portal busway.
Ini sungguh kronis pemirsah, nggak seharusnya seperti itu. Kalau memang anak jendral bisa melakukan apapun atas nama jabatan bapaknya, itu wow sekali donk. Luar biasa!!
Tiba-tiba sekarang munculah seorang pengusaha karet dari kalimantan yang meminta maaf dan mengaku bahwa itu anaknya bukan anak jendral, dan wow. Itu super sekali, itu sikap yang ksatria atau sengaja dimunculkan agar issue dan Gosip anak jendral itu segera hilang dari permukaan bumi dan jendral itu tidak merasa bersalah.
Semoga kita bukan termasuk dari orang-orang yang seperti itu hehehe....
Salam hangat Anak Jendral!!
“Iya, saya nak Jendral mau apa kamu. Cepat turuti kata saya atau kamu saya pecat”
“Buka portal ini, biarkan saya jalan. Karena saya anak Jendral”
Fenomena anak jendral ini sekarang sedang membooming di berita-berita dikarenakan ada seorang mahasiswa dari sebuath universitas ternama di Jakarta mengaku anak jendral agar dibukakan pintu untuk portal busway.
Ini sungguh kronis pemirsah, nggak seharusnya seperti itu. Kalau memang anak jendral bisa melakukan apapun atas nama jabatan bapaknya, itu wow sekali donk. Luar biasa!!
Tiba-tiba sekarang munculah seorang pengusaha karet dari kalimantan yang meminta maaf dan mengaku bahwa itu anaknya bukan anak jendral, dan wow. Itu super sekali, itu sikap yang ksatria atau sengaja dimunculkan agar issue dan Gosip anak jendral itu segera hilang dari permukaan bumi dan jendral itu tidak merasa bersalah.
Semoga kita bukan termasuk dari orang-orang yang seperti itu hehehe....
Salam hangat Anak Jendral!!
Membuat Alasan Resign sulit? Siapa bilang?
Ini saya post ulang dari www.jobloker.com
Saya sengaja ngepost ulang karena saat ini terjadi fenomena banyak yang resign dari pekerjaan hehehe. ntah karena masalah gaji, kerjaan atau apapun.
Memutuskan
mengundurkan diri atau resign dari pekerjaan terkadang sangat
membingungkan karena terkendala alasan resign yang tepat dan masuk akal.
Tidak jarang sebagian besar dari para pekerja main kabur atau tidak
pamitan dari tempatnya bekerja karena merasa tidak mampu memberikan
alasan yang tepat. Memang, untuk mengutarakan alasan resign secara jujur
akan terasa berat karena pasti akan merugikan pihak perusahaan.
Pernahkah anda merasakan situasi seperti ini?
Resign
dari pekerjaan adalah hak karyawan atau pekerja. Ada berbagai macam
alasan yang dimiliki orang yang sudah bekerja untuk resign dan mencari lowongan pekerjaan
yang baru. Namun bisa dipastikan sebagian besar alasan mereka resign
adalah karena masalah kesejahteraan yang belum mampu diberikan pihak
perusahaan. Alasan lain mungkin karena situasi kerja yang mulai tidak
nyaman seperti hubungan dengan atasan atau rekan kerja memburuk,
pekerjaan yang mengharuskan terus-terusan lembur, tidak ada kepastian karir, dll.
Untuk
menjaga nama baik dan kredibilitas anda usahakanlah setiap anda
mengundurkan diri melakukannya dengan baik-baik dan tentu saja dengan
cara membuat alasan resign dari pekerjaan dengan tepat. Dengan resign
secara baik-baik anda akan terlihat bertanggung jawab dan besar
kemungkinan anda akan menerima surat keterangan bekerja atau rekomendasi
bekerja untuk bekal anda meningkatkan karir ke depannya. Berikut ini merupakan tips membuat alasan resign dari pekerjaan yang tepat dan masuk akal.
- Alasan Pengembangan Karir. Anda bisa menggunakan alasan ini karena merasa karir anda di perusahaan tidak berkembang.
- Alasan Melanjutkan Bisnis Orang Tua. Walaupun orang tua tidak punya bisnis apa-apa, anda masih bisa menggunakan alasan resign ini untuk anda meraih karir yang lebih baik di luar sana atau ingin mulai berbisnis.
- Alasan Keluarga. Alasan resign ini pas digunakan jika anda dan keluarga tinggal berjauhan sehingga sulit untuk berkomunikasi.
- Alasan Melanjutkan Pendidikan. Membuat alasan resign model ini cukup sering digunakan oleh para karyawan yang masih muda demi mencari peluang yang lebih baik di perusahaan lain.
Setelah
anda menentukan alasan resign dari pekerjaan dengan tepat maka
selanjutnya anda harus perhatikan juga waktu pengajuan pengunduran diri
anda sehingga pihak perusahaan tidak kaget dan merasa tersinggung.
Setidaknya ajukanlah surat pengunduran diri atau temuilah langsung pihak
SDM sebulan sebelum anda keluar dari perusahaan.
Senin, 29 Juli 2013
Ini salah satu yang terbaik.....
Pengennya sih ikuta GA yang diadakan oleh Semut Pelari, tapi apa daya tema yang diusung oleh sang semut malah "Usaha terbaik yang sudah kalian lakukan dalam hidup". Selain bingung apa yang mau dituliskan, tapi kok ya saya ngrasa kalau apa yang saya lakukan semuanya sudah terbaik ( Hehehehe kePercayaan diri tingkat Dewa, dewa Siwa :D ) atau sebenernya yang saya lakukan semua biasa-biasa saja, dalam level tingkat baik bukan yang terbaik. Karena bagi saya Usaha yang terbaik nantinya harus membahagiakan kedua orangtua saya dan membuat bangga kedua kakak saya ( Ciee,ciee,, iku wae yo embuh )
Tapi ada nih satu, terpilih dari yang terburuk, inilah yang terbaik usaha yang pernah saya lakukan, yaitu mempertahankan hubungan dengan si mantan, dan move on dari mantan pacar saya hehehe.. Aneh ya, ah nggak biasa saja sih sebenernya, tapi move on itu mahal loh harganya, dan saya bisa melakukan itu berarti usaha yang terbaik ( Memuji diri sendiri mungkin kadang perlu hehe)
Kejadian ini terjadi sekitar 1,5 tahun yang lalu, kurang lebihnya. Saya baru saja putus dengan pacar saya yang namanya tidak boleh disebut atau sebut saja dia Mr.Big ( Karena Badannya gedhe hehehe ). Saya sudah pacaran dengan dia sekitar 2th, masih sebentar sih, cuman karena setiap hari barengan jadi kesannya seperti 4 tahun. Kemanapun dia pergi saya selalu ada disampingnya,pun kemanapun saya pergi dia selalu ada disamping saya.
Sampai suatu ketika ( Efeknya petir menyambar-nyambar disertai gemuruh ombak) setelah lulus kuliah dia bekerja diluar kota, yang mengharuskan kami menjalani hubungan cinta jarak Jauh, yah biasanya anak-anak gahul sekarang menyebutnya LDR gitu....
Untuk beberapa saat kami terpisahkan oleh jarak dan waktu, sampai pada akhirnya saya lulus kuliah dan mengikuti dia untuk kerja di kota tersebut, sebut saja Bali ( Emang bali kok hehehe) Layaknya pasangan sejoli yang lain kami senang sekali karena kami dapat bersama kembali, gak perlu galau-galau lagi dan takut selingkuh ataupun diselingkuhin, tapi ternyata anggapan seeprti itu tidak pernah benar, justru instensitas ketemu kita yang terlalu berlebih membuat kami semakin sering berantem dan curiga satu sama lain.
Puncaknya, Dia diharuskan pulang oleh ibunya ke daerah asalnya dengan alasan kalau dia akan berwirausaha tidak bekerja dengan orang, awalnya saya menolak karena itu pasti merugikan saya, secara pasti kita bakal LDR lagi dan itu aku gak mau. Tapi karena Ibunya terus memaksa akhirnya,semua itupun tejadi....
1 bulan, 2 bulan awalnya semua baik-baik saja..tapi beranjak ke bulan 3 bukannya saya yang selalu curiga dan posesif kok malah dia yang sangat-sangat posesif, sms dibales telat 5menit,20 menit udah dicurigai selingkuh. Ada meeting dikantor katanya selingkuh, semakin gak jelas dan selalu minta update khabar setiap detik dan menit ( lah emang aku reporter apa yang kudu laporan setiap saat). Saya mulai jenuh sikapnya, saya beri pengertian tetap tidak bisa ( maklum ternyata dia masih pengangguran hehee) dan pada bulan ke 5 sepertinya dia yang mulai tidak beres, media sosialnya isinya jadi aneh-aneh saya pikir dia sudah mulai selingkuh tapi saya positif thinking.

Eh,, bulan ke 6 dia mengaku-ngaku sakit kanker, kakinya bakal lumpuh dan lain-lain ( intinya sih sebenernya mau minta putus atau minta dikasihani saya kurang itu apa motif dan tujuan si pelaku melakukan hal ini, yang jelas ini penipuan. Hati-hati jika pembaca menemukan kejadian seperti ini,sebaiknya waspada). Karena saya sudah jenuh, saya biarkan saja, namun ibu saya meminta saya untuk tetap bertahan, karena ibu saya kasihan sudah sakit masak iya mau diputusin, dia butuh perhatian dan bla,,bla,,blaa maklum ibu saya ini orangnya positive thinking terus ama orang makanya juga sering ditipu ( saya juga sih, kakak saya juga kami sekeluarga menderita penyakit positive thinking :D *promosi* ).
Nah,, bulan ke 7 kita LDR, dia sudah sakit eh ngomongnya mau dijodohin ama ibunya kalau saya nggak mau nikah sama dia secepatnya, pakai ancaman gitu deh. Yah sebagai seorang pacar dan wanita yang baik saya menjawab “ ya sudah gpp mas, turuti apa kata ibumu demi kebaikan keluarga kalian aku mengalah”. Yah kalau dibilang rela yah gak rela tapi apa mau dikata, saya sudah berusaha melakukan yang terbaik mempertahankan hubungan ini sampai dibulan ke 7, meski sakit saya juga berusaha menuruti apa yang bunda percaya dan inginkan.
Akhirnya di bulan ke 8, dengan rasa sesak yang mendalam, berada dikamar mandi mandi kost’an saya, sambil menahan mules yang berlebih saya memutuskan hubungan dengan dia, saya tidak menangis saya tersenyum saja. ( kemudian berlari ke hutan, berteriak dipantai dan memecahkan gelas #lebay heheee). Saya menelpon ibu saya dan menceritakan semua itu, sambil menangis hiks,,, bunda ikutan nangis setelah tau bahwa 2 minggu kemudian setelah saya bilang putus dia bertunangan dengan orang dimasalalunya.
Itu beberapa usaha terbaik saya dalam mempertahankan suatu hubungan, usaha terbaik saya menuruti kata bunda dan usaha terbaik saya sekarang saya sudah move on dari dia hehehe ( yaiyalah udah setahun lebih kali buuukkkk heheheee). Sudah itu saja, mugkin bagi yang lain itu biasa-biasa saja, hehe tapi bagi saya ini sudah yang terbaik
Langganan:
Postingan (Atom)

